Pongkor dan kearifan lokal

By Hasiltambang Minggu, 03 Des 2017, 20:37:23 WIB | dibaca: 436 pembaca | Ekonomi Pertambangan

Pongkor dan kearifan lokal

Daya tarik emas telah menarik perhatin para penambang liar yang dapat dijumpai di areal tambang emas di Gunung Pongkor, dimana sebagian areal tersebut sebenarnya termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak.


Selama lebih dari 20 tahun lamanya, Gunung Pongkor telah dikenal luas sebagai tambang emas terbesar di Jawa Barat. Sebelumnya pada tahun 1988 kawasan Gunung Pongkor termasuk wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang merupakan kawasan hutan lindung.


Dengan masuknya perusahaan PT Aneka Tambang (antam) ditambah tersiarnya kabar mengenai keberadaan cadangan emas yang besar menarik gurandil sebutan untuk Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) untuk ikut menambang meski hanya dengan cara tradisional. Beberapa kampung baru mulai bermunculan setelah Penambang Emas Tanpa Izin mulai marak dimana sebagian besar merupakan pendatang dari Banten dan sekitar Bogor.

 

 


Tahun 1998 merupakan puncak dari penambangan emas liar di Pongkor akibat miskonsepsi mengenai definisi reformasi. Ditambah dengan sarana dan prasarana yang di bangun oleh perusahaan PT Aneka Tambang (antam) membuat para penambang liar ini secara tidak langsung terfasilitasi oleh prasarana ini, dimana mereka juga ikut menggunakannya untuk media pengangkutan material emas yang mereka tambang.

 

Kasus terjadinya longsoran lubang tambang ilegal yang merenggut nyawa 12 gurandil melatarbelakangi penertiban gurandil, tidak tanggung-tanggung tercatat ada 57.007 buah mesin penggiling dari 773 tempat stasiun pemurnian menggunakan gulundung (mesin penggiling) dan sebanyak 200 tambang liar ditutup pada tahun 2015. Menunjukkan masifnya kegiatan pertambangan ilegal ini yang berpotensi merugikan negara dan kerusaka

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Setujukah anda Freeport dikelola oleh asing?
  Tidak setuju
  Sangat Setuju
  Setuju dengan syarat
  No komen

Komentar Terakhir